Kepada Illuminatus

May 9th, 2008 by mariaferrari

pertempuran energi ini
telah menggriring kita
… saling memangsa

entah kau, entah aku
semesta akan berpihak

meski nantinya cuma jadi hantu …

30 April 2008

SINGGAH

March 28th, 2008 by mariaferrari

jangan jadikan aku persinggahan lagi
seperti orang-orang lain yang singgah di sini
…sebentar, melepas lelah, lalu pergi…

tolong! jangan jadikan aku persinggahan lagi
seperti sepi pucatnya bangku taman ini
…sebentar, disinggahi,  ditiduri, lalu pergi…

.

.

.

rumah,…
itu lebih dari cukup!!

(kepada kalian, laki-laki yang meracuniku dengan gelombang-gelombang elektronikanya)

sepotong sajak untuk seorang sahabat

March 12th, 2008 by mariaferrari

                                                                                      …for sickman      

ahhh, andai saja aku dan dia berjumpa tidak dalam situasi seperti ini
ahhh, andai saja aku mengenalmu lebih dulu, bukan dia
ahhh, andai saja sepotong sajak itu kau kirim untukku
…dan hanya untukku, bukan dia
ahhh, andai saja …. andai saja!

..

sayangnya, aku pengecut, sayang…
sayangnya, aku pecundang, sayang…

..

kau? kau cuma tersenyum, tersenyum, dan tersenyum
kau ingin aku juga tersenyum…?
aku akan tersenyum untukmu,
selalu!
jika itu yang kau mau
karena aku tau, kau mau aku tersenyum…

..

sepotong sajak untuk seorang sahabat
…………………..dan senyum dariku
sebagian diri di dalam sini, mengepal tinju ke udara
lalu berkata "Bangsatttt kauuu!!!!"

Jokerpenat dan sesak di dalam sini
, akan kubuang jauh-jauh
supaya kau tau, aku bisa tersenyum…

(jakarta, 5:55 PM)

tak ada rahasia lagi

October 6th, 2007 by mariaferrari

setelah merapikan sajakmu

setelah menyusunnya satu-satu

setelah beberapa putaran lagu sendu

setelah bercakap-cakap dengan para hantu

setelah sebungkus rokok membakar paru-paru

setelah segelas bir mendinginkan amuk di kepalaku

 

berkatalah suara-suara di kepala :

“kenangan kalian mana
lagi yang hendak kau jual?”

 

lalu aku menertawai diri sendiri

malang betul cinta jadi inspirasi

cinta tak ubahnya seperti sampah

dipakai, dibuang, dipungut, dijual

 

berkatalah suara-suara di kepala :

“kubur saja semua
sajak kita, sebelum cinta menjadi sampah!”

 

lalu aku pergi tidur

sungguh penat malam ini

kuhitung kutu di kasur

kuundang ke dalam nadi

 

tak ada rahasia lagi,

“cinta kalian tak
pernah mati”

 

 

(2:36 AM, at home)

senja di tepi danau

July 17th, 2007 by mariaferrari

matamu merayau
ke tepian danau
mencari masa lalu
yang singgah di antara senja

di atas rumput kau bersila
memaknai kepulan asap
seperti para indian
mengirim berita ke kampung seberang

aku ingat betul
dua mata sayu tergantung
lelah mencari entah
ke danau ia melarung, ke senja ia merenung

hati kusimpan disini
di sela-sela angin
di sela-sela rumput
di rentang waktu, merambati senjaku

ah, kenangan itu
seketika melabuhi ingatanku
ketika kau, ketika aku
…ketika senja di tepi danau

(18 juli 2007, lalu aku berjalan di belakangmu)

KANTUK

July 9th, 2007 by mariaferrari

terberkatilah rasa kantuk itu
sungguh sebuah penantian
bagi jiwa-jiwa yang tak pernah istirahat
kantuk adalah pembunuh sepi
karena sepi tak pernah mati
kantuk adalah sahabat keluh
karena keluh, peluh, juga bosan,
….adalah buah hati luka

terberkatilah rasa kantuk itu
karena malam takkan pernah bosan
meremas segala sepi segala luka
sampai tak ada lagi keluh, tak ada lagi peluh

(20 juni 2007, thanks to thomas silvano and sleeping pills)

ketika kukemasi impian kita

July 9th, 2007 by mariaferrari

ketika kukemasi impian kita
kurapikan lembar-lembar kenanganmu
sembari mencari adakah aku di lembar itu
seketika itu juga aku sadar,
…kenangan adalah sajak paling ngilu

ketika kukemasi impian kita
seketika itu juga aku sadar,
aku cemburu pada kenanganmu
karena mereka jadi sajak paling ngilu

ah, perempuan…
betapa berharganya kau ketika menjadi kenangan

(7-7-2007, di antara buku dan lembar-lembar sajak itu)

PISAU BERGAGANG KAYU

July 2nd, 2007 by mariaferrari

Knife
pisau bergagang kayu itu
tak setajam kenangan

yang kau kais hari demi hari

pisau bergagang kayu itu

tak setajam ingatanmu

ketika masa lalu kau gemakan lagi

pisau bergagang kayu itu

tak setajam nama

yang kau toreh di alam bawah sadar

hanya saja,

nyeri betul di dalam sini

ketika aku juga yang mengemasi lukamu

perih betul di dalam sini

ketika aku harus menjilati lukaku sendiri

(awal juli 2007, semoga lekas sembuh)

seperti apa rasanya luka

June 11th, 2007 by mariaferrari

rasanya tetap sama
kini, dulu, esok, tak berubah
rasanya tetap sama
seperti berjalan tanpa alas kaki di atas pecahan kaca

serpihannya menempel
beling yang kecil menusuk
pecahan yang besar merobek permukaan kulit,
lebih dalam lagi masuk ke pori-pori
mengoyak nadi dan mengirim sinyal ke otak
"…saakiiiiiiit"

setiap darah yang mengucur
terselip kenangan dan hantu dari masa lalu
semakin jelas kenangan dipanggil
semakin deras darah mengalir

hingga akhirnya tak ada lagi darah
yang tinggal hanya rasa sakit
dari luka-luka yang mengendap
dari kenangan-kenangan yang membusuk
dari mimpi-mimpi yang tak terjamah

luka baru, luka lama
tak ada bedanya
rasanya tetap sama
seperti berjalan tanpa alas kaki di atas pecahan kaca

(jakarta, 11 juni 2007, 24 hour party people)

Rites of Minya!

June 3rd, 2007 by mariaferrari
Wiccan1

An ye harm none… do what thou wilt

FULL MOON RITUAL INCENSE

2 parts Sandalwood2 parts Frankincense1/2 part Gardenia petals1/4 part Rose petalsa few drops Ambergris oil Burn during Esbats or simply at the time of the Full Moon toattune with the Goddess.

(taken from www.witchway.net)