catatan untuk sang pejalan kaki

June 1st, 2007 by mariaferrari

hei,..!!
mainkan saja lagu-lagu riang
mata sembab itu seka saja dulu
kunci rapat-rapat semua mimpi buruk
simpan bersama hantu-hantu dari masa lalu

bukan waktunya luka disiram jeruk nipis
pun bukan saatnya kenangan dikais
ini waktunya meriangkan hati
catatan untuk sang pejalan kaki

dari purnama pertama di bulan juni

berbahagialah dalam setiap perjalanan
karena kebahagiaan itu layak diperjuangkan

(hail to the fullmoon! the rites of minya!! and you…my inspiration, silencia)

1 gelas kosong dan 1 gelas soda

May 25th, 2007 by mariaferrari

Soda

Tiga jam persis, meja itu ditemani satu gelas kosong, satu gelas soda, asbak penuh puntung dan seorang perempuan. Belum ada tanda-tanda seseorang yang lain akan datang. Sementara meja lain sudah berganti menu. Garam, merica, saus dan sambal pun kerap bertemu, meja itu sungguh sepi dan muram.

Tiga jam yang lalu, seorang perempuan duduk di situ. Memesan dua gelas soda, sembari menunggu katanya. Entah apa yang ia tunggu, sang pelayan cuma bisa termangu. Tak satu makanan pun ia pesan. Sesekali menyeruput sodanya (dengan sedotan) kemudian membakar rokok, menghisapnya dalam-dalam sampai habis, lalu membakarnya lagi. Ini sudah puntung ke delapan.

Dengan santun sang pelayan mendekati dan bertanya dengan sangat hati-hati
"Ada yang sedang ditunggu, nona?"
Perempuan itu tersenyum, diam sesaat, mengatur nafasnya pelan-pelan, lalu dijawabnya pertanyaan itu
"Aku menunggu senyapnya gemuruh dalam hati seperti lenyapnya soda dalam gelas terakhir yang tak  kusentuh"

Keduanya tersenyum, sang pelayan berlalu, perempuan itu kembali  pada  soda  dan rokoknya.  Sayup-sayup suara Morrissey mengalun…

I won’t share you, no
I won’t share you
With the drive
And the dreams inside
This is my time

 

a view from the corner, May 12, 2007

 


SHIVA & PARVATI

May 19th, 2007 by mariaferrari

Parvati_offers_bhang_to_shivaohm namo shivai
namo bhavāya ca rudrāya
dalam satu tarikan nafas
dalam satu tiupan ruh
dalam satu talian jiva
…dengan tarian semesta
menuju ardhanareswara…

19 mei 2007 (learning Vedanta & Sankhya at Mount Kailash)

kemana tangis kuadukan?

May 12th, 2007 by mariaferrari

saat itu juga aku menangis
lingkaran yang melingkarimu
adalah lingkaran masa lalu

lingkaran kenangan tanpa batas
aku dilingkari kenangan itu
saat itu juga aku menangis

di batas kenangan yang melingkar
kemana tangis kuadukan?

12 mei 2007, tears for fears

memento mori

May 12th, 2007 by mariaferrari

Smemento
Death is here and death is there,
Death is busy everywhere,
All around, within, beneath,
Above is death—and we are death.

selamat tidur,…

May 8th, 2007 by mariaferrari

semoga malam menuntun kita
ke tempat dimana seharusnya kita berada
…bersemayam dalam kesunyian…
menuju kuil keabadian
membangun peradaban baru

selamat tidur,…

jakarta, 9 mei 2007, magic theater in temple of everlasting

…I am singing…

April 30th, 2007 by mariaferrari

“To sing you must
first open your mouth. You must have a pair of lungs, and a little

knowledge of
music. It is not necessary to have an accordion, or a guitar. The essential

thing
is to want to sing. This is then a
song. I am singing”

(Tropic of Cancer, Henry Miller)

karena aku (terlalu) mencintaimu

April 16th, 2007 by mariaferrari

aku cukup duduk saja, lalu…
membiarkan telinga mendengar apa yang ingin ia dengar
membiarkan mata membaca apa yang ingin ia baca
membiarkan hati memilih apa yang ingin ia rasa

sudah lama aku berhenti berharap
sudah lama aku berhenti bermimpi
aku cukup duduk saja, lalu…

menikmati apa yang dipilih hati
pahit, manis, senang, sakit
kunikmati semuanya, karena…

SEKARANG ATAU TIDAK SAMA SEKALI

April 3rd, 2007 by mariaferrari

sebuah langkah harus diambil
untuk menentukan langkah selanjutnya
berdiri di tempat bukan lagi pilihan yang tepat
sekarang atau tidak sama sekali!!

4 april 2007, (purnama dinihari)

LUPA

April 1st, 2007 by mariaferrari

pada siapa
seharusnya
kutujukan tulisan ini
dunia makin jauh saja

apa sebab
kutuliskan kata-kata ini
kian lemah jantung berdetak

tentang apa semestinya
tulisan ini dibuat
makin rimbun ranting-ranting di kepala

begitu lekatkah sisa-sisa masa lalu?
hingga terus dikais kenangan sepanjang jalan?
untuk apa?
pelajaran? pengalaman?
…nonsens!!…

lupa adalah lupa
lupa bukan alpa, bukan lalai, bukan lengah, pun khilaf
..apa pun itu!…

(1 april 2007, for my beloved sista, theraya)